Dumai – Kilang Pertamina Dumai Dalam upaya melindungi generasi muda dari ancaman sosial yang kian kompleks, Kilang Pertamina Dumai bekerja sama dengan Komisi Perlindungan Anak (KPA) Kabupaten Bengkalis menyelenggarakan kegiatan edukasi bertema “Cegah Perundungan dan Pergaulan Bebas di Kalangan Pelajar”.
Program ini merupakan bagian dari komitmen Pertamina melalui Refinery Unit (RU) II Dumai dalam menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) di bidang pendidikan dan perlindungan anak. Melalui kolaborasi dengan KPA Bengkalis, kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran kolektif tentang pentingnya menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan positif bagi anak-anak serta remaja.
“Anak-anak adalah masa depan bangsa. Kita tidak boleh membiarkan mereka tumbuh dalam lingkungan yang mengabaikan nilai moral dan rasa empati
Edukasi untuk Ciptakan Lingkungan Sekolah yang Aman

Baca Juga : Festival Literasi Kota Dumai 2025: Gerakan Membaca yang Menyala dari Pinggir Selat
Ketua KPA Bengkalis menjelaskan bahwa fenomena perundungan di kalangan pelajar perlu menjadi perhatian bersama.
“Kami ingin anak-anak paham bahwa perundungan bukan bagian dari candaan atau keakraban. Itu adalah bentuk kekerasan. Setiap anak berhak merasa aman di sekolah, di rumah, maupun di lingkungan sosialnya,” tegas Ketua KPA Bengkalis.
Kolaborasi CSR Pertamina untuk Pendidikan Karakter
Program edukasi ini merupakan bagian dari pilar CSR Pertamina di bidang Pendidikan dan Pengembangan SDM Unggul.
Ketua Komisi Perlindungan Anak (KPA) Kabupaten Bengkalis, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menekan angka kekerasan dan perilaku berisiko di kalangan anak dan remaja.
“Perundungan dan pergaulan bebas adalah ancaman nyata bagi tumbuh kembang anak. Harus ada kerja sama antara sekolah, orang tua, masyarakat, dan dunia usaha seperti Pertamina,” ujarnya.
Ini contoh kolaborasi korporasi yang punya hati dan visi sosial,” tambahnya.
Dalam kesempatan yang sama, pihak Kilang Pertamina Dumai juga menyampaikan dukungan terhadap inisiatif pemerintah daerah dan KPA untuk membentuk
Pertamina berkomitmen membantu dari sisi edukasi, pendampingan, serta penyediaan fasilitas pendukung yang dibutuhkan oleh sekolah-sekolah binaannya.
