dumai – Pemko Dumai Pemerintah Kota Dumai menyatakan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui optimalisasi lahan tidur seluas 4.000 hektar yang tersebar di sejumlah wilayah.
Langkah ini merupakan bagian dari program strategis nasional yang bertujuan mengantisipasi krisis pangan global dan mendorong swasembada pangan di Indonesia.
Melalui program ini, Pemko Dumai ingin mengubah lahan tidur menjadi lahan produktif yang dapat ditanami komoditas pangan unggulan seperti padi, jagung, kedelai, dan hortikultura.

Baca Juga : Hukum Magdeburg: Sistem Kota Abad Pertengahan yang Menjadi Pondasi Demokrasi Modern
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Dumai telah memetakan lokasi-lokasi potensial untuk pengembangan lahan, termasuk status kepemilikan dan kondisi fisiknya.
Sebagian besar lahan berada di daerah pinggiran kota dan kawasan eks perkebunan yang sudah tidak aktif lagi namun masih subur.
Pemko juga menggandeng TNI, Polri, serta pihak swasta untuk mendukung pengolahan lahan dan distribusi hasil pertanian nantinya.
Kementerian Pertanian memberikan dukungan penuh terhadap program ini, termasuk dalam bentuk bantuan benih, pupuk, dan pelatihan bagi petani.
Selain itu, Pemko Dumai juga sedang mengupayakan alokasi anggaran khusus dari APBD untuk memperkuat infrastruktur pertanian, seperti irigasi dan jalan produksi.
Program ini bukan hanya soal produktivitas pertanian, tapi juga menciptakan lapangan kerja baru dan menumbuhkan ekonomi lokal.
Selain aspek teknis, pemerintah juga memperhatikan aspek sosial dan budaya masyarakat dalam mengelola lahan, agar tidak menimbulkan konflik.
Dialog dengan tokoh masyarakat dan pemilik lahan terus dilakukan untuk memastikan kesepahaman dan partisipasi penuh dari warga.
Kegiatan sosialisasi juga digencarkan di tingkat kelurahan dan kecamatan agar masyarakat memahami
Dampak dari optimalisasi lahan ini juga akan terasa dalam stabilitas harga pangan, karena hasil produksi lokal bisa memenuhi kebutuhan pasar Dumai dan sekitarnya.
Jika berhasil, Dumai dapat menjadi daerah penyangga pangan untuk wilayah Riau bahkan sebagian Sumatera.
Pemerintah pusat memberikan apresiasi atas inisiatif ini dan menjadikan Dumai sebagai salah satu pilot project pengembangan lumbung pangan daerah.
