Dumai – Riders Parade MotoGP Mandalika 2025 kembali digelar dengan antusiasme luar biasa dari masyarakat. Acara ini menjadi salah satu momen yang paling dinanti menjelang balapan utama.
Ratusan ribu warga tumpah ruah memenuhi jalanan utama di sekitar Mandalika, menyambut para pembalap MotoGP dari seluruh dunia.
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, Riders Parade kali ini dikemas lebih meriah dan terasa seperti pesta rakyat yang menyatukan semua lapisan masyarakat.
Suasana semarak sudah terasa sejak pagi hari. Warga lokal dan wisatawan memadati pinggir jalan dengan atribut tim dan pembalap favorit mereka.
Sambil mengibarkan bendera, mereka menyambut konvoi para rider MotoGP yang menaiki kendaraan hias terbuka, lengkap dengan pengamanan dan iring-iringan seni budaya.

Baca Juga : Wali Kota Dumai Tekankan Persatuan di Hari Kesaktian Pancasila
Setiap pembalap melambaikan tangan, tersenyum, bahkan tak sedikit yang merekam antusiasme warga dengan ponsel pribadi mereka.
Marc Marquez, Fabio Quartararo, Francesco Bagnaia, Jorge Martin, dan pembalap lainnya turut serta dalam parade ini, menikmati langsung keramahan masyarakat Indonesia.
Gubernur NTB dan perwakilan dari Dorna Sports juga hadir menyaksikan parade dari tribun utama yang disiapkan khusus.
Menurut panitia penyelenggara, Riders Parade 2025 melibatkan lebih dari 20 komunitas lokal yang menampilkan seni budaya khas NTB.
Mulai dari tari tradisional, musik Sasambo, hingga pertunjukan Gendang Beleq turut memeriahkan jalannya parade.
Hal ini menjadikan Riders Parade tidak sekadar ajang perkenalan pembalap, tetapi juga sarana promosi budaya lokal kepada dunia.
“Ini bukan hanya tentang MotoGP, tapi tentang bagaimana Mandalika memperkenalkan wajah Indonesia kepada dunia,” ujar salah satu panitia.
Warga juga disuguhi berbagai kuliner khas NTB di area sekitar rute parade yang ditata seperti pasar rakyat.
Anak-anak tampak antusias menyaksikan para rider dari dekat, bahkan beberapa berkesempatan bersalaman langsung dengan idolanya.
Senyum mereka menandakan betapa acara ini menyentuh hati masyarakat, menjembatani antara olahraga internasional dan kehidupan lokal.
Tak sedikit pengunjung yang datang dari luar kota, bahkan,
