Dumai – Timnas Indonesia Tolak Kabar mengejutkan datang dari Timnas Indonesia jelang pertandingan ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Skuad Garuda dikabarkan menolak untuk tinggal di hotel yang telah disiapkan oleh panitia pertandingan.
Penolakan ini bukan tanpa alasan, karena tim pelatih dan ofisial Timnas Indonesia menilai hotel tersebut tidak memenuhi standar kenyamanan dan keamanan bagi pemain.

Baca Juga : Laksanakan Memperingati World Rabies Day, Pemerintah Dumai
Ronde keempat kualifikasi ini mempertemukan Timnas Indonesia dengan lawan berat dari kawasan Asia Timur.
Pertandingan dijadwalkan berlangsung di luar negeri, sehingga akomodasi pemain menjadi salah satu aspek penting yang harus diperhatikan.
Pihak panitia pertandingan, sesuai regulasi AFC dan FIFA, memang bertanggung jawab menyediakan hotel dan fasilitas penunjang bagi tim tamu.
Namun setelah melakukan pengecekan langsung, manajemen Timnas Indonesia menilai hotel yang disediakan tidak layak huni untuk atlet profesional.
Beberapa faktor yang menjadi sorotan adalah kondisi kamar, kebersihan, hingga lokasi hotel yang dinilai terlalu jauh dari stadion.
Selain itu, hotel tersebut disebut tidak memiliki fasilitas recovery seperti ruang gym atau spa yang biasa dibutuhkan oleh pemain untuk pemulihan.
Shin Tae-yong, pelatih kepala Timnas Indonesia, menekankan pentingnya kenyamanan pemain demi menjaga performa saat pertandingan.
Menurutnya, akomodasi yang kurang layak bisa berdampak langsung pada kualitas permainan di lapangan.
Federasi Sepak Bola Indonesia (PSSI) langsung mengambil langkah cepat untuk mencari alternatif hotel lain di lokasi yang lebih strategis.
Setelah melakukan koordinasi dengan Kedutaan Besar RI di negara tuan rumah, akhirnya Timnas Indonesia memilih untuk menginap di hotel pilihan sendiri.
PSSI memastikan bahwa biaya tambahan akibat pindah hotel akan ditanggung penuh oleh federasi, tanpa membebani pihak penyelenggara.
Langkah ini mendapat dukungan dari para pemain yang merasa lebih nyaman dengan fasilitas di hotel baru tersebut.
Beberapa pemain senior juga menyampaikan apresiasi kepada manajemen tim yang cepat tanggap terhadap kondisi mereka.
Langkah Timnas Indonesia ini pun mendapat perhatian
